Enterprise Intelligence Sriyono.basuki’s Weblog

business intelligence
What precisely is the definition of Business Intelligence? Open Knowledge diperlukan untuk memperoleh data eksternal misalnya jumlah penduduk dalam satu kawasan yang menjadi target penjualan, data tersebut di dapat melalui data kependudukan daerah, maupun informasi yang bersifat publik yang sengaja disebarkan ke masyarakat dengan data yang bersifat umum atau non-personal dimana open knowledge juga memiliki hak akses yang berbeda sehingga keamanan information dapat terjamin.

Bukan hanya sekedar suatu pelaporan atau analisa saja tapi BI diharapkan dapat menjadi alat bantu utama bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan kinerja bisnis, tentunya kebutuhan ini dalam tiap masa akan selalu berubah mengikuti perkembangan bisnis itu sendiri.

Recently, I acquired an e-mail as a part of a listserv from a colleague at HEDW, or Increased Schooling Data Warehousing Discussion board, is a community of higher schooling colleagues devoted to selling the sharing of data and greatest practices regarding information administration in faculties and universities, including constructing information warehouses, creating institutional reporting methods, and offering choice support.

Information warehouse menyimpan knowledge dalam jumlah besar dalam sebuah repository (gudang information) seperti knowledge operasional dan information eksternal lainnya yang digunakan untuk mengetahui kecenderungan pasar dan issue-faktor penyebab lainnya karena data warehouse merupakan analisa knowledge yang komplek.

Tujuan intelijen bisnis adalah untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis Tapi dalam bahasa sehari-hari Business Intelligence bisa dikatakan adalah suatu metode pengolahan data menjadi informasi yang memiliki nilai guna atau pengetahuan bagi penerimanya.
Implementasi BI memang tak sekadar menanamkan investasi kemudian berharap BI akan berjalan dengan sendirinya. Sebenarnya sejak sepuluh tahun yang lalu pendekatan managemen bisnis telah berubah baik dari sudut pandang teknologi maupun organisasi.

Leading The Approach To New Digital Alternatives

Business intelligence is all about taking your information and generating business benefits from it. So what this implies is, taking data and turning it into info, creating knowledge then getting it out to people on the proper time in the proper place in the precise format to allow them to make better decisions to drive enterprise profit. But when utilizing this definition, business intelligence also contains applied sciences reminiscent of information integration, knowledge quality, data warehousing, grasp knowledge management, text and content analytics, and lots of others that the market sometimes lumps into the Info Administration segment.

You possibly can’t enhance what you possibly can’t measure: the case for Enterprise Intelligence The entrepreneur’s dilemma is that the abilities that bought you the place you are in the present day aren’t the skills that will enable you to develop into a viable, sustainable enterprise that does not need the “indispensable you” to function it on a day-to-day basis.

Enterprise Intelligence (BI) Membuat Hidup Information Lebih Hidup

The use of social networking and digital music technologies generate a considerable amount of knowledge exploitable by machine learning, and by looking at attainable patterns and developments on this info, instruments may help music business specialists to achieve insight into the performance of the industry. Cara kerja dari semua teknologi diatas yang sudah diintergrasikan dapat dijelaskan sebagai sebuah aplikasi, dimana Knowledge Warehouse bertugas pada bagian analisa data, OLAP bertugas pada pemrosesan, Knowledge Mining bertugas pada bagian informasi untuk mengidentifikasi informasi yang berguna dari sekumpulan data yang ada, sedangkan Open Data berfungsi untuk mempermudah agar knowledge dapat diakses, digunakan, serta dikembangkan oleh semua orang dengan lebih mudah.

Thus, we can reap the advantages of Enterprise Intelligence to make knowledge-driven selections, if we steadiness the needs of the company, company imaginative and prescient, and the size of the company to assist in selecting which fashions the corporate should use.