Business Intelligence Planning

business intelligence
Business intelligence can be outlined as a set of business processes designed to garner and analyze business info. Sebagai contoh, pada government manajer harus memiliki suatu kebijakan serta keputusan dalam dirinya untuk meningkatkan ataupun menyelamatkan kondisi perusahaan, tentunya keputusan tersebut tidak bisa didapatkan dengan mudah, diperlukan analisis yang mendalam terhadap catatan-catatan aktivitas perusahaan yang dinilai penting dalam pengaruh perusahaan, namun catatan aktivitas tersebut terkadang tidak terintegrasi dengan baik, sebagai contoh, information laporan ada yang tertulis dalam dokumen laporan dikertas (hardcopy),data mengenai banyaknya persediaan tertulis dalam spreadsheet, dan isinyapun biasanya dalam bentuk information mentah hal ini seakan membuat sang manajer tersebut kurang terbantu dalam membuat keputusan yang dibutuhkan perusahaan.

Hasil dari DW dan BI yang bisa digunakan untuk menarik kesimpulan dan mengambil keputusan yang dinamakan sebagai OLAP dimana OLAP merupakan sistem pemrosesan data yang dibuat untuk membantu dalam perencanaan, memecahkan masalah dan mendukung keputusan.

Enterprise Intelligence (BI) adalah sekumpulan alat dan teknik yang dapat mengubah information bisnis dari sebuah perusahaan menjadi sebuah infromasi yang aktual dan akurat untuk proses pengambilan keputusan, agar dapat digunakan oleh orang-orang yang tepat dengan tujuan paling tepat.

Business intelligence acts as a strategic factor for a enterprise to construct aggressive advantage, by offering privileged info to answer enterprise issues: coming into new markets, product promotions or presents, eliminating islands of knowledge, control funds, price optimization, production planning, customer profiling analysis, profitability of a specific product.

Business Intelligence telah menjadi sebuah system yang dapat menjawab permasalahan mengenai pengoptimalan kinerja sebuah perusahaan, BI dapat menjadi sebuah senjata dalam menentukan sebuah keputusan dari seorang manajer ataupun pemilik perusahaan, dan lebih jauh dari itu BI juga dapat meningkatkan kinerja workers dalam menjalankan pekerjaanya.
Untuk dapat memilih dg tepat, perlu ada asessment, Interview, Qusetioneer baru seorang Consultan bisa bilang Ini Tools yg BAIK untuk anda”. A 2009 Gartner paper predicted these developments in the business intelligence market.

Information Mining Dan Business Intelligence

Plan meticulously before launching a enterprise intelligence (BI) project. Pembelajaran ini akan sedikit meluas kalau bicara tentang pengambilan keputusan, karena biasanya untuk mengambil keputusan tidak hanya membutuhkan informasi dari Enterprise Intelligence namun juga Analisa Prediktif (Predictive Evaluation) untuk mencari Bagaimana jika…?” yang dikenal dengan what-if evaluation.

Secara lebih mendetail, BI memungkinkan perusahaan lebih percaya diri dalam menghadapi berbagai tantangan, yaitu: pertama, tantangan bisnis tanpa henti, yakni penurunan keuntungan, merosotnya pangsa pasar, ancaman pencaplokan bisnis oleh pesaing, atau lainnya.

The New Frontier For Enterprise Intelligence

With the growth of the social media outlets and the ever increasing adoption of mobile know-how, individuals and companies are using at least one in every of these boards on a daily basis. Pada proses membangun datawarehouse pada akhirnya nanti akan menghadapi information yang besar misalnya 1 desk OLTP berisi 900 juta records, sehingga untuk mengcapture 1 table tersebut ke table stagging akan memerlukan waktu yang lama, sedangkan jika langsung baca ke desk OLTP tersebut maka akan mempengaruhi proses manufacturing, dengan OGG memungkinkan untuk mengambil data perubahannya saja, sehingga untuk kasus 1 desk tadi, pertama dilakukan preliminary load untuk table tersebut untuk mengcopy datanya, selanjutnya untuk membaca perubahannya OGG akan melakukan sinkronisasi secara otomatis.

Binning by range boundries, menggunakan batas terdekat suatu kelompok knowledge, misal: sorted information dibagi menjadi beberapa kelompok, di cari nilai minimal dan maximum dari masing-masing kelompok, lalu gantikan tiap nilai di suatu kelompok dengan batas atas atau batas bawah kelompoknya, sesuai dengan yang paling dekat.